Konsultan Manajemen SDM,HRD,Human Resource Management,HRM Consultants

Konsultan SDM,HRD,Human Resource Management,HRM Consultant,Pelatihan Sumber Daya Manusia

Konsultan Manajemen,SDM,HRD,Human Resource Management,HRM Consultant
Konsultasi ISO,SOP,FS, Feasibilty Study,Bisnis Plan,Pelatihan Sumber Daya Manusia ,HR Consulting

Konsultan ISO,Sistem Manajemen Mutu,HR Capital Consultants,ISO9001,HRD,SDM
SOP,ISO9001,ISO Consultants,ISO14001,ISO22000,ISO50001,OHSAS18001,Bisnis Plan

Konsultan Manajemen SDM,Sumber Daya Manusia,HRD, HRM Consultants
SOP,ISO Consultant,ISO9001,ISO14001,ISO22000,ISO50001,OHSAS18001,Bisnis Plan

Bagaimana Meningkatkan Produktivitas Kerja Perusahaan?

Produktivitas kerja menjadi titik perhatian dari manajemen organisasi setiap akhir tahun ketika laporan keuangan disajikan. Sering kali produktivitas kerja juga dikeluhkan oleh pimpinan perusahaan karena karyawan tidak mampu mengikuti standard produktivitas yang diinginkan pimpinan. Oleh karena itu perlu adanya suatu mekanisme atau cara agar produktivitas kerja bisa dicapai dan dilaksanakan oleh seluruh karyawan dan divisi perusahaan.

Aspek yang ingin saya kembangkan dalam meningkatkan produktivitas perusahaan ada beberapa aspek.

  1. Efisiensi. Efisiensi merupakan kata yang sering diabaikan oleh organisasi perusahaan. Sering kali perusahaan tidak memiliki standard dalam menentukan tingkat efisiensi yang harus dibangun oleh suatu department, padahal biaya operasional suatu department jika bisa kita hitung dan diefisiensikan kembali akan menjadi laba perusahaan dan meningkatkan profit perusahaan. Minimal perusahaan bisa lebih eksis dalam menjalankan roda organisasi. Bagaimana kita menghitung efisiensi? Itu harus bisa dilakukan oleh suatu department tersendiri yang melakukan penghitungan ulang setiap minggu atau setiap bulan sehingga target efisiensi bisa dicapai oleh perusahaan. Misalnya efisiensi penggunaan kertas kerja, dari sekian banyak hasil print pasti ada yang reject, dan itu harus dihitung untuk menentukan juga kenapa bisa reject dan bagaimana mengatasinya agar tidak terjadi dikemudian hari.
  2. Kemampuan sumber daya manusia. Titik terpenting dalam menerapkan produktivitas perusahaan organisasi perusahaan terletak pada sumber daya manusia. Bisa jadi sumber daya manusia menjadi penggerak efisiensi dan produktivitas kerja, namun tak jarang sumber daya manusia menjadi titik pemborosan dan titik terlemah dalam produktivitas kerja. Jika demikian terjadi maka organisasi perusahaan perlu untuk mengadakan suatu standard kerja minimal dari person yang terlibat dalam organsiasi. Memang pasti dibutuhkan berbagai upaya untuk mencapai standard yang tinggi dari masing-masing personal untuk bisa mengikuti  “irama” yang ditetapkan perusahaan mulai dari system recruitment sampai training.Sudah menjadi kebiasaan bahwa sumber daya manusia yang bekerja dalam organisasi pasti beraneka ragam dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Ada pegawai yang bisa kerja cekatan, efisien, bersih dan rapi. Namun ada juga yang memerlukan beberapa kali percobaan untuk menghasilkan tingkat pekerjaan yang bagus dan efisien.
  3. Pemeliharaan alat dan sarana kerja. Pemeliharaan menjadi satu hal yang penting dalam meningkatkan produktivitas dilihat dari waktu dan tingkat pengguaan sarana tersebut. Memiliki sarana kerja yang memadai memang diperlukan namun pemeliharaan akan hal tersebut juga menjadi titik penting bukan hanya dengan cost yang dianggarkan namun bisa dengan cara kerja, cara pemakaian dan cara pemeliharaan sarana yang digunakan organisasi mulai dari hal-hal kecil. Pemeliharaan sarana yang baik dan benar bisa menghemat cost dari perusahaan.
  4. Organisasi Perusahaan. Organisasi perusahaan menjadi factor penentu dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. Di sini peran dari manajemen sangat penting dalam menentukan tujuan perusahaan, visi dan misi serta strategi yang diterapkan perusahaan. Sering kali tujuan dan visi misi perusahaan tidak dipahami oleh pelaku organisasi di level menengah dan bawah. Jadi tujuan organisasi visi dan misi hanya ada dibenak para pemegang saham, direktur saja sementara level dibawahnya tidak mendapatkan atau tidak memahami tujuan visi dan misi organisasi. Sering kali di sini muncul cara kerja atau metode kerja personal menengah bawah yang tidak produktif dalam sisi lain level ini bisa memanfaatkan situasi organisasi perusahaan yang tidak sadar akan hal ini. Penentu lainnya dalam organisasi perusahaan adalah strategi yang diterapkan organisasi. Strategi organisasi biasanya muncul dari level manajemen puncak dan kemudian disosialisasikan oleh manajemen menegah atau  manajer ke level lebih rendah. Untuk organisasi yang besar dan menengah diperlukan strategi yang disebut strategi fungsional yang merupakan tanggung jawab manajer tingkat mandya untuk merumuskan dan menetapkannya. Strategi fungsional ini hanya bersifat teknis pelaksanaan. Hal lain dari organisasi yang menunjang produktivitas kerja adalah tekonologi. Adanya teknologi internet bisa menjadi salah satu alternatif dalam merumuskan kembali efisiensi dan produktivitas kerja. Tentu hal ini harus juga dikaji dan dihitung kembali agar perubahan yang dilakukan perusahaan benar-benar bisa mencapai produktivitas yang diinginkan organisasi.

Jika kita sudah memahami mengenai asumsi produktivitas kerja, selanjutnya kita akan membahas factor-faktor penentu keberhasilan produktivitas kerja.

Faktor-faktor penentu produktivitas kerja:

Faktor penentu keberhasilan produktivitas kerja berasal dari aspek sumber daya manusia dan aspek teknis organisasi.

  1. Continual improvement (perbaikan trus menerus). Jika organsasi kita sudah memiliki standard ISO 9001 maka konsep continual improvement menjadi hal yang sudah seharusnya bisa diterapkan oleh organisasi perusahaan, kecuali jika organisasi perusahaan mencapai standrad iso 9001 dengan cara-cara yang tidak seharusnya, maka penerapan continual improvement tidak akan berjalan sebagai mana mestinya. Faktor konsultan juga menentukan dalam penyadaran organisasi untuk menerapkan continual improvement. Asumsi yang dikembangkan bahwa dunia selalu berubah baik dari sisi bisnis, peta politik, situasi ekonomi dan social budaya. Perubahan-perubahan itu mau tidak mau harus dapat diserap oleh organisasi perusahaan selain dari perubahan yang berasal dari internal. Cara apapun yang akan ditempuh, yang jelas perubahan harus direncanakan dan bukan perubahan yang dilakukan tanpa rencana. Perubahan ini penting untuk diingat bahwa manusia cenderung menolak perubahan apabila perubahan itu tidak menguntungkan dirinya.  Karena itu manajemen perlu untuk mengetahui bagaimana menerapkan perubahan yang dilakukan oleh organisasi perusahaan sehingga perubahan itu dapat diikuti oleh seluruh karyawan. JIka perubahan yang dilakukan bisa menguntungkan karyawan maka karyawan akan dengan senang hati juga untuk mengikuti perubahan itu.
  2. Peningkatan Mutu Hasil Pekerjaan. Manajemen perusahaan biasanya sering menerapkan strategi management by objective (MBO) sebagai tolak ukur dari keberhasilan perusahaan dalam meningkatkan hasil kerja. Namun aspek ini sering melupakan aspek mutu dari hasil kerja. Yang dimaksud mutu hasil kerja bukan hanya hasil akhir (out put) namun juga proses kerja disetiap divisi. Sehingga  dengan mutu hasil kerja divisi bisa maksimal diharapkan adanya peningkatan kualitas dari out put kerja itu sendiri baik dari sisi barang atau pun jasa sebagai produk yang kita jual. Peningkatan mutu hasil kerja ini juga menjadi titik penting bagi perusahaan yang sudah menerapkan ISO 9001.
  3. Pemberdayaan Sumber Daya Manusia. Sumber daya manusia adalah unsur paling penting dan strategic dalam organisasi perusahaan. Semodern atau secanggih apapun teknologi yang dipakai oleh perusahaan untuk menciptakan produk dan jasa, jika unsur ini diabaikan hasilnya juga akan jelek dengan sendirinya. Unsur penting dalam pemberdayaan sumber daya manusia adalah menghargai harkat dan martabat manusia. JIka unsur ini bisa dipegang oleh manajemen organisasi maka aspek sumber daya manusia akan mudah untuk mengikuti langkah dari manajemen perusahaan.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.

ISO Consultancy Center

Head Office :
Jl. Kyai Caringin No.20A Cideng
Jakarta Pusat-10150
Ph/fax : 021-630 6560 (Hunting)
Hotline : : +6221-3398 0073 or .
+6221-7077 3509
Hotline SMS : 0818.480.825
email : info@sienocnsultant.com

ISO_Consultant_Training_ISO9001_KonsultanISO_Pelatihan_ISO_14001
Kecewa dengan Staf Kami ?
Laporkan ke Manajemen

Public Training & Pelatihan ISO

Public Training for ISO Standard, Pelatihan ISO dengan ISO Consultants / Konsultan ISO Terbaik di Indonesia

Jadwal Public Training 2013
Klik Disini

GrowUrl.com - growing your website

Free Submit
Add This

Bookmark and Share

Online Consultancy

Chat with ISO Consultants:

Alex
Mila
Venty
Yoyo
Ali Purba
Vivien

We are "ISO Consultants & Training Provider" ready to helps you
November 2017
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Internet Marketing

ISO Consultants – Alexa

Management Consultant-MapCluster
Business Services
Find Our Office : Konsultan ISO

ISO9001 Consultants, ISO Training, Sertifikat ISO,QMS,Konsultan ISO, Pelatihan ISO9001,ISO14001,ISO27001,ISO22000,SA8000 OHSAS18001,ISO50001,5S,SOP