August 20th, 2009 | 3 Comments
HR manajemen (manajemen sumber daya manusia) adalah bidang manajemen yang khusus mempelajari hubungan dan peranan manusia dalam organisasi perusahaan. HR manajemen lebih fokus membahas mengenai pengaturan peranan manusia dalam mewujudkan peranan yang optimal. Pengaturan itu meliputi masalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian tenaga kerja untuk membantu terwujudnya tujuan perusahaan.
Peranan HR Manajemen dapat diringkas menjadi beberapa hal berikut:
1. menetapakan jumlah, kualitas tenaga kerja di perusahaan yang efektif sesuai dengan kebutuhan perusahaan berdasarkan job description, job spesicifation, job requirement, dan job evaluation.
2. Menetapkan penarikan, seleksi dan penempatan karyawan berdasarkan asas the right man in the right place and the right man in the right job.
3. Memonitor dan mengimplementasikan undang-undang dan peraturan yang berlaku mengenai ketenagakerjaan.
4. Menetapakan program kesejahteraan, pengembangan, promosi dan pemberhentian.
Read More
Related Websites
July 28th, 2009 | No Comments
Produktivitas kerja menjadi titik perhatian dari manajemen organisasi setiap akhir tahun ketika laporan keuangan disajikan. Sering kali produktivitas kerja juga dikeluhkan oleh pimpinan perusahaan karena karyawan tidak mampu mengikuti standard produktivitas yang diinginkan pimpinan. Oleh karena itu perlu adanya suatu mekanisme atau cara agar produktivitas kerja bisa dicapai dan dilaksanakan oleh seluruh karyawan dan divisi perusahaan.
Aspek yang ingin saya kembangkan dalam meningkatkan produktivitas perusahaan ada beberapa aspek.
Read More
Related Websites
April 13th, 2009 | No Comments
Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka panjang, program tindak lanjut, serta prioritas alokasi sumber daya. Suatu perusahaan dapat mengembangkan strategi untuk mengatasi ancaman eksternal dan merebut peluang yang ada. Proses analisis, perumusan dan evaluasi strategi-strategi itu disebut perencanaan strategis. Tujuan perencanaan strategis itu adalah agar perusahaan dapat melihat secara objektif kondisi internal dan eksternal perusahaan sehingga dapat mengantisipasi perubahan dari lingkungan eksternal perusahaan.
Pada prinsipnya strategi dapat dibagi menjadi tiga tipe strategi yaitu, strategi manajemen, strategi investasi dan strategi bisnis. Strategi manajemen meliputi strategi yang dapat dilakukan oleh manajemen dengan orientasi pada pengembangan strategi perusahaan secara makro seperti strategi pengembangan produk, strategi persaingan harga, strategi pengembangan pasar, strategi akuisisi dan lain lain. Strategi investasi ditekankan pada investasi itu sendiri. Misalnya apakah perusahaan ingin melakukan strategi pertumbuhan agresif atau slow down. Strategi bisnis sering juga disebut dengan strategi fungsional karena berkaitan dengan fungsi-fungsi manajemen di perusahaan seperti strategi pemasaran, strategi produksi, strategi operasional atau strategi distribusi, strategi organisasi dan lain-lain.
Read More
Related Websites
March 29th, 2009 | 4 Comments
Kata ritel berasal dari bahasa Perancis, ritellier, yang berarti memotong atau memecah sesuatu. Retail atau eceran (retailing) dapat dipahami sebagai semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan barang atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan penggunaan bisnis. Sering kali orang-orang beranggapan bahwa ritel hanya menjual produk-produk di toko. Tetapi retail (ritel) juga melibatkan pelayanan jasa layanan antar (delivery services) ke rumah-rumah. Tidak semua ritel dilakukan ditoko. 
Kegiatan yang dilakukan dalam bisnis retail (ritel) adalah menjual berbagai produk, jasa atau keduanya, kepada konsumen untuk keperluan konsumsi pribadi maupun bersama. Produsen menjual produk-produknya kepada peretail maupun peritel besar (wholesaler). Peritel besar ini juga kerap disebut sebagai grosir atau pedagang partai besar.
Read More
Related Websites
March 28th, 2009 | 1 Comment
Pendahuluan :
Konsultan (consultant) adalah seorang tenaga professional atau tenaga ahli dalam memberikan jasa konsultasi dalam berbagai bidang keahlian seperti manajemen sistem, strategy bisnis, akunting, keuangan, hukum, dll.
Dimana seorang Konsultan (consultant) tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan suatu solusi atau pemecahan masalah yang tidak biasanya dapat dilakukan oleh “orang biasa”, seperti dalam hal ini konsultan manajemen ( management consultant ), bukan hanya mengerti dan menguasai masalah teknis, namun dituntut lebih bahwa seorang konsultan (consultant) harus memiliki “communication skill” dalam menyampaikan “knowledge” atau pengetahuan yang dimilikinya sebagai transfer “know how”-nya kepada tim work dan juga seorang konsultan (consultant) harus bisa memotivasi tim work dalam melaksanankan tugas-tugas yang diberikan sehingga bisa men-drive up sistem manajemen yang telah di set-up.
Read More
Related Websites